Waktu yang singkat

 

Berawal dari dering telepon di siang hari waktu baru sampai dari maen di sekret, nomer luar kota memanggil. Sedikit heran siapa yang nelpon pake nomer Jakarta siang-siang begini. Begitu diangkat ternyata suara laki-laki di ujung sana menyapa dan kita pun bercakap-cakap. Selesai di telpon, diambil kesimpulan bahwa tanggal 2 Juli 2012 saya harus sudah di Jakarta untuk wawancara dengan sebuah perusahaan IT. Hari itu Kamis dan saya harus berangkat hari minggu supaya bisa siap. Selesai bilang sama orang tua, dan syukurnya mereka setuju, maka saya langsung mengabari teman yang sudah tinggal di Jakarta lebih dulu. Atas saran dia, saya langsung beli tiket tujuan Jakarta untuk keberangkatan minggu malam.

Selesai beli tiket, saya merencanakan untuk maen ke Semarang atau Solo dulu, sekalian biar bisa nambah postingan di blog juga buat ketemu si dia. Akhirnya, karena si dia mau ke Solo ya saya putuskan untuk ke sana juga. Pas lagi tanya-tanya temen beli tiket kereta tujuan Solo, eh saya mendapat berita duka bahwa ayahnya si dia meninggal, saya langsung telpon tapi yang terdengar cuma tangisan dia. Oke, berarti benar feeling saya kemaren itu dan saya harus ke Solo secepatnya. Mungkin karena kepikiran ya, jadi saya sedikit terburu-buru melakukan kegiatan dan sedikit ga konsen, salah kirim foto, terburu-buru mencari tiket kereta😦 .

Akhirnya saya memutuskan untuk mencari tiket kereta tujuan Stasiun solo balapan, bertanya ke agen tiket di Bandar lampung ternyata ga melayani pembelian tiket untuk luar pulau, nelpon ke call center tiket sibuk mulu, akhirnya mencoba ke minimarket setelah dapat kabar kalo udah bisa melakukan pembelian tiket. Tapi ternyata saya terlambat, tiket terakhir tujuan Solo sudah habis😦 .

Singkat cerita tibalah di Ibukota dan langsung melakukan wawancara dan akhirnya langsung diputuskan bahwasannya saya diterima kerja di perusahaan ini dengan posisi sebagai social media marketing🙂 senang c akhirnya niat buat bekerja di dunia yang berbeda dari yang pernah di lakukan kesampaian dan pastinya semakin mudah kalo mau ke Semarang atau Solo🙂 . Selesai wawancara, saya langsung mencari travel atau agen bus tujuan Solo dan dapatlah sudah tiket travel tujuan Solo untuk senin malam.

Sambil menunggu keberangkatan, saya istirahat di kosan teman dengan menonton tivi. Sambil mengabari ke dia kalo malam ini saya berangkat ke Solo naek travel dan kemungkinan sampai di sana siang. Jam 10 malam saya naik travel dan berangkat ke Solo, dan baru malam itu saya merasakan yang namanya mabok darat, dasar sopir edan. Matahari terbit dan saya masih di pantura menuju Semarang dan si sopir pun selalu berhenti entah untuk apa itu di lakukan. Jam 10 siang saya turun di Semarang untuk, ternyata, di oper ke travel tujuan Solo yang berangkat jam 12 siang, padahal katanya langsung. Jam 12 siang berangkatlah saya ke Solo, perkiraan jam tempuh ke Solo sekitar 3 jam. Jam 4 sore sampailah di rumah budenya dia, dengan sedikit bingung karena bener-bener ga tau jalannya lewat mana.

Malamnya saya langsung membantu persiapan untuk acara 7 hari ayahnya, saya motong lidi, bikin kue bolu, hal yang belum pernah saya lakukan🙂 . Selama di rumah budenya, saya mencoba mendekatkan dengan keluarganya dan yang saya pikir ini hal biasa supaya bisa mendapatkan ijin buat saya.

Kadang saya berpikir, kok saya sampe mau ke Solo, kota yang benar-benar belum pernah saya datangi, bahkan saya rencanakan sebelumnya, juga sampe saya rela waktu seminggu saya dihabiskan di luar kota tanpa sempat mempersiapkan keperluan untuk bekerja di Jakarta. Hal yang belum pernah saya lakukan sebelumnya, walaupun dulu saya juga pernah punya pasangan yg berbeda tempat tinggal. Kekuatan apa ini yang bisa mendorong seseorang melakukan hal-hal yang belum pernah dia lakukan. Tapi apapun itu saya melakukannya dengan senang dan bahagia.🙂

Selama di Solo, saya merasakan hal-hal yang membuat saya tersenyum. Sederhana memang, tapi itu membuat saya bahagia. Walau waktu saya banyak dihabiskan dirumah bude, tapi gapapa toh disana juga kumpul keluarganya cuma si bungsu aja yg baru ketemu pas besoknya udah mau pulang.

Hari jumat saya pulang ke Lampung, tadinya mau langsung dari Solo tapi karena si dia mau ke Semarang akhirnya saya beli tiket pulang dari Semarang aja, sekalian nemenin dia. Sampai di Semarang ga banyak hal yg dilakukan karena sorenya saya harus pulang. Jadi selama di kota lumpia saya hanya menonton film berdua saja. Begitu sore saya harus menghentikan pertemuan kita karena saya harus pulang ke Lampung buat persiapan kerja di Ibukota.

“ADA HAL-HAL YANG TIDAK BISA DI UKUR, TERMASUK KEBAHAGIAAN AKAN MEMBAHAGIAKAN ORANG YANG KITA SAYANG”

Categories: jalan-jalan | Tags: , , , | 3 Comments

Post navigation

3 thoughts on “Waktu yang singkat

  1. Setuju sama kutipan dibawah itu!

  2. Sweet bnget

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: