From Kiluan (should) with Love

Tulisan kali ini berdasar kisah nyata dua orang teman gua. Kisah ini mungkin persis sama kayak cerita film2 drama percintaan. Sebenernya gw ga pake tanya2 ke mereka kisah sebenarnya gimana, juga perjuangannya gimana. Tujuannya biar mereka ga ge-er dan ga ngelarang gw buat nulis kisah mereka.🙂

Jadi kisah ini bermula ketika gw dan temen mencoba menjadi tour guide ke sebuah spot wisata di daerah Tanggamus, Lampung yang terkenal bernama Teluk Kiluan. Bermula dari iseng bikin kegiatan jalan-jalan bareng temen-temen gw dan nyoba promo ke siapa aja yang gw kenal. Sampai suatu ketika temen gw minta buat ditemani jalan-jalan ke Teluk Kiluan bareng temen-temen pelatihan kantor dia. Temen-temen pelatihan dia yang domisilinya di Palembang, dan ingin berwisata ke Kiluan yang terkenal dengan habitat lumba-lumba. Kiluan memang terkenal dengan sebagai lokasi wisata yang bisa melihat lumba-lumba yang hidup di alam secara langsung dan dekat. Selain bisa melihat lumba-lumba secara langsung, kita disajikan pemandangan pantai dengan arus ombak yang besar, karena lokasi yang langsung menghadap ke laut lepas. Pasir bersih, laut biru, kencangnya suara ombak, karang yang timbul hingga ada yang membentuk semacam bukit dengan sebuah pohon di puncaknya, akan menjadi pemandangan bagi yang memilih menginap di pulau kiluan tersebut. Detil wisata kiluan bisa cek disini

Kembali lagi ke kisah teman gw, awal bertemu ketika kami menjadi tour guide dan menjemput mereka di lokasi janjian yang berlanjut dengan perkenalan masing-masing peserta jalan-jalan. Seperti biasa sepanjang perjalanan hanya kami bertiga yang sering berisik, tour guide tiga orang, kami mencoba untuk mengajak ngobrol mereka dengan tujuan membuat mereka nyaman dan merasa dekat dengan kami.

Sesampainya di cottage, gw yang bertanggung jawab atas seluruh fasilitas peserta langsung disibukkan dengan menemui pemilik cottage untuk reservasi dan menyiapkan segala keperluan selama kita menginap, hingga waktu gw untuk berkenalan dan ngobrol cuma bisa saat malamnya, saat makan malam.

Nah, sebenarnya selama di kiluan ini belum terlihat tanda-tanda kedekatan antara teman gw dan peserta jalan-jalan, justru saat gw ngobrol sama peserta wanitanya, dia tertarik dengan guide kami yang satunya, jadi guide terdiri dari 3 orang, gw, satu temen gw yang disukai peserta dan satu lagi yang akhirnya sekarang justru akan menikah dengan peserta yang suka dengan temen gw tadi, ga ribet yah menerjemahkannya. Cuma memang kami bertiga selalu berusaha mengajak ngobrol semua peserta dan untungnya peserta jalan-jalan ini tidak banyak meminta fasilitas. Hingga sepulangnya kami berwisata, diantara kami tetap menjaga hubungan baik dengan terus berkomunikasi via chat, dengan harapan siapa tau jika mereka akan berwisata lagi dan hanya menghubungi kami.🙂

Gw sendiri sering chat dengan seorang peserta ceweknya tapi memang tidak intense seperti cowok yang lagi PDKT ke cewek. Sekedar bertanya apa kabarnya kemudian sibuk apa dengan sedikit candaan, hal-hal yang sepele dan simple menurut gw. Dan hingga suatu saat setelah berbulan-bulan dari pertemuan di kiluan, gw secara tidak sengaja membaca status di aplikasi chat-nya yang bertuliskan inisial teman gw. Sedikit heran dan penasaran juga sih apa benar inisial ini adalah inisial teman gw, daripada menebak-nebak gw tanya aja langsung dan ternyata benar, selain itu dia juga bilang ga cuma berpacaran tapi kearah yang lebih serius katanya. Selanjutnya gw mencoba mengonfirmasi kabar ini dengan teman gw yang pastinya bukan yang inisialnya ditulis td, gw tanya ke teman yg lebih dekat dan benar adanya.

Setelah mendapat kepastian dari si cewek dan teman dekat dari teman gw, gw langsung tanya kapan harinya mereka akan menikah, si cewek bilang nanti akan dikabarin. Seperti biasa gw memang sering bercanda langsung mencandai si cewek. semua berlangsung seperti candaan teman dekat hingga saat si cewek berkata “kamu sih sering ilang, timbul tenggelam…..”.

Gw heran dengan maksud si cewek itu, ada apa sebenarnya dengan dia. Saat gw tanya maksud dia berkata itu, justru dia menyuruh gw buat tanya ke temen gw, karena dia cerita semua tentang dia dan gw. Gw makin bingung, sebenarnya ada apa antara gw dan si cewek ini, karena emang selama ini gw biasa aja ke dia, sama kayak gw ke semua teman-teman yang gw kenal. Daripada tambah panjang ceritanya, akhirnya gw putuskan untuk ga meneruskan rasa penasaran gw dan membiarkan semuanya tetap menjadi rahasia.

Tapi setelah tahu ada sesuatu yang tersimpan, justru membuat gw sedikit menjaga jarak dengan teman gw, takut aja ngerusak pertemanan gw dengan dia. Dan biar sedikit lega, gw cerita dengan temen gw yang tadinya di suka sama cewek ini. Dia sambil senyum bilang “sudah biarin aja, ga perlu lu lanjutin”, ya memang udah ga gw lanjutin juga. Karena buat gw teman itu lebih berarti dari pada pacar.

Terlepas dari itu semua, ini adalah kuasa Tuhan yang bisa mempertemukan pasangan di segala situasi, lokasi dan kondisi. Meski sampai saat tulisan ini di publish, mereka masih berstatus tunangan.

Categories: real life | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: