Anonymous

Ketika semua harus dipertimbangkan.

Aku selalu duduk disini sambil termenung, mengenang kisah lalu dan menantimu kembali, Anonymous.

Disaat semua telah pergi, aku masih disini, setia menunggu pagi menjelang bersama senyummu yang tak lagi sempurna, Anonymous.

Dia memang sempurna, tp kamu berada tepat disamping kesempurnaan itu, Anonymous.

Masih setia menunggu hujan reda, sendiri dan tanpa kamu disisi, Anonymous.

Apakah perlu aku meninggalkan ini dan memulai yang baru, bersama kamu, Anonymous.

Categories: real life | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: