Kebetulan

Halo sob, balik lagi setelah sekian lama blog ini di cuekkin. Kali ini gua coba bahas tentang arti dari kata “kebetulan”.

Ada yang percaya bahwa ga ada yang kebetulan di dunia ini? semua sudah diatur dan kita cuma menjalankannya saja dengan sedikit improvisasi namun ujungnya tetap sama saja.

Lalu ada yang tahu perbedaan antara “kebetulan” dan “kebenaran”?

Simpelnya ada 3 huruf yang berbeda : t,u,l,n,a,r, selebihnya sama kan? Tapi bukan itu sebenarnya jawabannya sih. Tapi coba analisa deh, apakah ada sebuah kalimat yang sama artinya ketika penggunaan katanya ditukar?

Contoh : “Kita harus menegakkan kebenaran” , apakah sama dengan ; “Kita harus menegakkan kebetulan” Atau “kebetulan tadi saya lewat sini” kemudian sama dengan arti “kebenaran tadi saya lewat sini”

Nah dari kalimat itu saja bisa dilihat kan perbedaannya dari 2 kata tersebut.

Lalu apa sebenarnya arti dari “kebetulan” itu sendiri?

Kalau memang tak ada yang kebetulan didunia ini. Berarti saat gua ngetik blog sekarang inipun bukan kebetulan tapi memang sudah diatur donk?

Lalu ada yang sering menambahkan kata menjadi “kebetulan yang manis”, “kebetulan pahit” meski sebenarnya lebih pas dengan kata “kebenaran” (maksa si penulis).

“Kebetulan manis” mungkin saat terjadinya sebuah kebetulan berakhir dengan kebahagiaan, makanya manis. Begitu juga dengan “kebetulan pahit” mungkin berakhir dengan kenyataan pahit.

Lalu bagaimana dengan sebuah kebetulan yang belom jelas ujungnya manis atau pahit, bahkan kejadiannya pun ga jelas.

Contoh ; pasangan kekasih yang sebenarnya berada di satu lokasi yang sama dan diwaktu yang sama tapi tidak saling melihat ataupun bertegur sapa padahal mereka berpapasan jalan. catatan mereka datang sendiri-sendiri.

Terlepas dari siapa dan apa urusannya mereka disana, tapi bisakah disebut “kebetulan yang lucu” atau “kebetulan yang menggelikan” atau “kebetulan yang menyedihkan”. Tapi sedih banget ga sih sob zaman teknologi komunikasi udah maju tapi mereka berada disatu lokasi dan waktu yang sama masih bisa ga saling tahu. ckckck.

Entahlah apa itu sebutannya, hanya bisa terungkap saat kita melihat ujung ceritanya saja nanti.

Tapi apapun itu, mau semuanya sudah diatur jadi tak ada “kebetulan”, kita sebagai manusia tetap harus memberikan yang terbaik dari apa yang kita punya donk, biar kita menjadi manusia yang bermanfaat bagi semua orang.

Sudah cukup sekian bahasan tentang “kebetulan”-nya sob, kesimpulannya kalian ambil sendiri.

Trims.

Categories: real life | Tags: , | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Kebetulan

  1. Siapakah pasangan kekasih itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: