Sebuah Awalan

Minggu ini mungkin yang terbaik bagi saya, hampir sebulan saya berhenti dari pekerjaan terakhir dan kali ini saya mendapati sedang tersibukkan dengan kegiatan baru.

Kegiatan yang saya mulai belum lama ini, berawal dari kebutuhan akan aktifitas di dunia sosmed untuk beberapa jenis usaha dan akhirnya memberanikan diri untuk lebih serius mengelolanya. memang diakui masih sangat banyak kekurangan seperti belum pernah satupun editorial plan yang dibuat khusus dan terstruktur untuk beberapa akun ini hingga kekurang-aktifan saya dalam melakukan interaksi di dunia maya. Bukan karena kesibukan mengerjakan hal lain melainkan kemalasan untuk sekedar say “hi” , sebuah “keharaman” dalam mengelola akun sosial media, mungkin karena ketiadaan editorial plan yang harusnya saya buat, akhirnya saya jadi malas-malasan dan kemudian pemilik yang juga pasangan hati meminta akses untuk ikut mengelola akun tersebut.

Sedikit terpukul karena terkesan tidak bertanggung jawabnya saya sebagai sosial media admin, namun hal itu tidak terlalu mengganggu saya karena kegiatan saya sedikit berkurang ditengah-tengah konsentrasi yang terpusat pada proposal tesis yang harus saya selesaikan dalam waktu seminggu. Sebenarnya waktu yang diberikan untuk menyelesaikan proposal tesis ini sangatlah lama, 3 bulan, cuma dalam waktu 3 bulan itu saya pun menyibukkan dengan kegiatan lain dan juga lupa. purely it’s my fault.

Selesai sudah permasalahan proposal tesis dan kurang aktifnya akun sosmed yang saya kelola. Lalu muncul lagi tantangan baru yaitu sebuah proyek profesional pertama untuk mengelola marketing komunikasi dari sebuah kafe yang akan muncul, bukan cuma mengelola marketing komunikasinya tapi juga menciptakan konsep kafe tersebut mulai dari konsep marketingnya, konsep desain kafe juga konsep pelayanan kafe nantinya. Sedikit kebingungan dengan segitu banyak yang harus dikerjakan karena pengalaman di dunia markom hanya sebatas seorang content writer di sebuah markom agensi di bilangan jakarta barat. Meski dengan sedikit improvisasi dan modal nekat akhirnya tetap dikerjakan proyek ini.

Bersyukur memiliki seseorang yang juga punya kesamaan visi, jadilah tim marcomm awalnya ini saya dan dia, saya mengurusi marcomm dan dia sebagai account excecutive dari tim marcomm kami, dengan nama @orcadotcomm .

Pemilihan nama orca sendiri berawal dari nama sebuah kelompok selam yang juga saya sebagai salah satu anggotanya. Lalu untuk filosofinya sendiri, orca merupakan paus pembunuh yang memiliki keindahan bentuk tubuh dan warna tubuh. Namun jangan tertipu dengan keindahannya, orca berbeda dengan paus lainnya yang tidak memangsa ikan, orca adalah paus predator. Teman-teman di kelompok selam orca tidak masalah saat saya menggunakan nama orca sebagai merk dagang agensi markom saya.

Kembali pada proyek yang sedang saya kerjakan, hingga tulisan ini terposting baru sekitar 80% konsep selesai, tinggal beberapa perbaikan untuk kemudian diajukan ke klien. Nah,
disini ada hal yang membingungkan, isi presentasi nantinya seperti apa yang seharusnya. Saat dulu sewaktu menjadi content writer, saya hanya tahu model presentasi yang khusus untuk tim digital saja, tidak secara keseluruhan seperti sekarang ini. Namun akhirnya jurus nekat pun saya gunakan, dengan sedikit memanfaatkan aplikasi pembuatan presentasi di internet saya beranikan diri.

Semoga apa yang saya perjuangkan kali ini akan menghasilkan sebuah kebanggaan dan dapat saya tingkatkan kualitas hasil kerjanya.

logo orca

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: